
UKM jajaki ekpsor ke Timur Tengah
JAKARTA: Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) akan menjajaki pasar ekspor
produk UKM ke sejumlah negara Timur Tengah dan Asia melalui pertemuan
Rembug Nasional Saudagar Nahdlatul Ulama yang digelar akhir Januari
mendatang.
Ketua HPN Abdul Kholik mengatakan sejumlah kedutaan besar negara muslim
seperti Arab Saudi, Qatar, Iran dan Riyadh termasuk pengusaha asal
Taiwan sudah menyatakan kesiapannya bergabung dalam pertemuan dengan
pelaku usaha kecil menengah (UKM) Nadhliyin.
“Kami akan menjajakai pasar ekspor ke sejumlah negara. Mereka sudah memberikan respons yang bagus,” katanya hari ini.
Pertemuan para pengusaha NU sendiri akan digelar di Surabaya pada 26-29
Januari mendatang. Pertemuan rencananya akan dihadiri sejumlah
eksportir dan pengusaha dari negara tetangga yang akan dibuka Wapres
Boediono.
Abdul Kholik mengatakan potensi pelaku UKM para pengikut NU atau
Nahdliyin sendiri bisa mencapai 1 juta orang. Sebagian pengusaha yang
tergabung dalam HPN sudah mempunyai jaringan ekspor namun masih banyak
juga yang tertinggal dna membutuhkan pembinaan dan bimbingan.
“Kami ingin memberdayakan si kecil namun membuat nyaman si besar,” ujarnya.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj mengatakan
gerakan NU di Indonesia diawali dengan gerakan ekonomi dan pemberdayaan
umat.
Sejak dulu umat Islam diajarkan untuk berdagang sehingga pemberdayaan
UKM oleh NU menjadi salah satu fokus organisasi keagamaan itu.
Namun, Said mengakui jika mayoritas masyarakat Nadhliyin saat ini masih
tertinggal di sektor ekonomi sehingga perlu kembali didorong.
(bisnis.com)

Post new comment