Beranda

KEMENTERIAN NEGARA KOPERASI DAN UKM

Isi Syndicate
Website Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia
Updated: 21 minggu 5 hari lalu

Pemerintah Percepat Penerbitan Izin Usaha Mikro-Kecil

Thu, 01/21/2016 - 17:31

Jakarta - Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementrian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati mengatakan, saat ini peraturan Bupati dan Walikota terkait izin usaha mikro dan kecil (IUMK) baru sebanyak 181 Perbup/Perwali, atau 33% dari jumlah kuota 540 Kabupaten dan Kota yang ada di Indonesia. Sementara jumlah IUMK yang sudah mendapatkan legalitas dari Camat sebanyak 134.329 UMK dan 2.716 UMK yang telah mendapatkan kartu IUMK dari Bank BRI.

Categories: Koperasi

Pemerintah Layani Koperasi Via Online

Wed, 01/20/2016 - 13:31

Jakarta - Keluhan masyarakat selama ini terkait pendirian koperasi yang sulit, lama, dan “ribed”, tampaknya bakal tidak ada lagi. Pasalnya, Kementerian Koperasi dan UKM akan meluncurkan sebuah sistem online yang melayani pengesahan badan hukum koperasi. "Kita merespon keluhan itu dengan memakai IT Base. Tujuannya, agar pendirian koperasi itu harus mudah, murah, dan cepat", kata Deputi Kelembagaan Kemenkop dan UKM Choirul Djamhari, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/1).

Categories: Koperasi

Menteri Puspayoga Ingin Koperasi Juga Bisa Salurkan KUR

Tue, 01/19/2016 - 09:08

Jakarta -Pemerintah membuka peluang bagi Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB) untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), AAGN Puspayoga, meminta agar koperasi bisa turut serta dalam menyalurkan KUR tersebut. "Kami mengharapkan koperasi masuk juga untuk menyalurkan KUR," kata Puspayoga di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Senin (18/1/2015).

Untuk memuluskan rencana itu, Puspayoga mengatakan, Kementeriannya akan membentuk kelompok kerja (pokja) untuk menyeleksi koperasi mana yang bisa turut ambil bagian sebagai penyalur KUR. Sementara itu, Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Braman Setyo mengatakan, lembaga seleksi tersebut nantinya beranggotakan Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, dan Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM.

‎"Kami akan menyeleksi koperasi (mana yang bisa menyalurkan KUR)," kata dia.

Sekadar informasi, pada tahun 2016, pemerintah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 100 triliun yang terdiri atas alokasi KUR untuk mikro sebesar Rp 61 triliun, ritel sebesar Rp 35 triliun, dan KUR TKI sebesar Rp 4 triliun.

Saat ini, penyaluran KUR masih dilakukan oleh Bank pelaksana yang ditunjuk Pemerintah yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri yang menyalurkan KUR ke pengusaha mikro dan retail di dalam negeri.

Ada pula dua bank lain yakni Maybank dan Sinar Mas Bank yang menyalurkan KUR ke para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri.

Sumber : Detikfinance

Categories: Koperasi

Kemenkop Harapkan Penyaluran KUR Lebih Cepat

Tue, 01/19/2016 - 08:59

JAKARTA – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mengharapkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) bisa lebih cepat dibandingkan tahun lalu. Menteri Koperasi UKM AAGN Puspayoga mengatakan, pihak Kemenkop akan merangkul perangkat daerah untuk mempercepat penyaluran KUR.

“Kami kumpulkan UKM, kami juga akan bantu bank untuk mempecepat serapan meski bank sudah punya nasabah,” ujar dia di Jakarta, Senin (18/1/2016) Menurut dia, Kemenkop akan menggandeng Koperasi dan lembaga keuangan non bank (LKNB) sebagai penyalur KUR. “Kami juga akan lebih sering menggelar pelatihan kewirausahaan dan sosialisasi soal KUR ini,” kata Puspayoga.

Dia menyebutkan serapan KUR 2015 bisa tercapai maksimal meski belum sesuai target. Tahun ini secara keseluruhan KUR ditargetkan mencapai Rp100 triliun hingga Rp120 triliun dengan bunga 9 persen.

Sebelumnya bunga KUR 19,5 persen lalu disubsidi pemerintah 10,5 persen. Dengan alokasi untuk Bank BRI sebesar Rp66,5 triliun, Bank Mandiri Rp13 triliun, BNI sebesar Rp12,36 triliun, Maybank Rp500 miliar, Bank Sinarmas Rp500 miliar, BPD Kalbar Rp150 miliar, BPD NTT sebesar Rp50 miliar, Bank Umum lainnya Rp3,5 triliun, BPD lainnya Rp1,94 triliun dan lembaga keuangan non bank mencapai Rp1,5 triliun.

 

Sumber : Tribun News

Categories: Koperasi

Tahun 2016, LPDB Kucurkan Dana Bergulir Rp1,55 Triliun untuk UMKM

Mon, 01/18/2016 - 09:44

Kementerian Menteri Koperasi dan UKM meminta, usaha kecil menengah yang selama ini ‎mendapat pembiayaan dariLembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM diharapkan ‘naikkelas’. “UKKM jangan jalan di tempat terkait pengembangan usahanya. Untuk naik kelas, UKM itu harus kreatif. Setelah kreativitas terpenuhi, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas. Barulah masuk ke tahap profit. Setelah profit, UKM harus tetap meningkatkan kreativitas, yang baru ujungnya bakal pula meningkatkan produktivitas dan profit,”  kata AAGN Puspayoga, Menteri Koperasi dan UKM dalambeberapa waktu pada Temu Mitra Nasional 2015 LPDB-KUMKM, di Jakarta.

Categories: Koperasi

Bunga KUR Turun Jadi 9%

Thu, 01/07/2016 - 09:17

Pemerintah menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 12 persen menjadi 9% yang berlaku mulai 4 Januari  2016. Penyaluran KUR 2016 juga ditargetkan  hingga Rp 100 triliun dan berpeluang hingga Rp 120 triliun. Penyaluran KUR tahun 2015 mendapat apresiasi dari Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga  karena mampu mencapai Rp 22 triliun atau sekitar 72% dari target Rp 30 triliun. "Capaian ini sangat bagus mengingat penyaluran KUR tahun 2015 baru mulai 18 Agustus 2015. Kami mengapresiasi bank - bank pelaksana  atas kerja kerasnya hingga 31 Desember2015 tercapai penyaluran Rp 22 triliun," kata Puspayoga, Senin (4/1) di Jakarta.

Categories: Koperasi

KEMENKOP KEMBANGKAN PROGRAM BANTUAN USAHA KUKM BATIK

Mon, 11/23/2015 - 11:02

Jakarta, 20/11/15 - Kementerian Koperasi dan UKM mengembangkan program bantuan usaha kepada para pelaku koperasi dan UKM khususnya mereka yang menggunakan pewarna alam. Deputi Bidang Produksi Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta di Jakarta, Jumat mengatakan pemberdayaan KUKM melalui program bantuan pengembangan usaha di bidang kerajinan batik merupakan stimulan yang ditujukan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produksi batik sehingga dapat bersaing di pasar dalam dan luar negeri.


"Selama 2005 sampai 2015 program bantuan pengembangan usaha koperasi di bidang kerajinan batik telah disalurkan kepada 31 koperasi penerima dan pengelola bantuan di 14 provinsi," katanya. Menurut Wayan hal itu penting mengingat usaha batik telah melibatkan tenaga kerja sebanyak 1,3 juta orang dengan jumlah konsumen batik sebanyak 110 juta orang dan jumlah penjualan produk batik sebesar Rp5,9 triliun.


Produk batik memberikan kontribusi besar dan merupakan salah satu sumber devisa nonmigas tercatat pada 2013 nilai ekspor batik Indonesia mencapai 300 juta dolar AS meningkat menjadi 340 juta dolar AS pada 2014. Tujuan ekspor terbesar batik meliputi Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Jepang, dan Korea Selatan. Wayan mengatakan kegiatan produksi koperasi penerima bantuan secara umum mengalami peningkatan dari sebelumnya dalam hal volume usaha, omzet koperasi, dan penyerapan tenaga kerja.


Menurut dia, volume usaha koperasi rata-rata meningkat sebesar 40 persen dari sebelumnya. "Omzet koperasi rata-rata naik 20 sampai 30 persen dan penyerapan tenaga kerja rata-rata perkoperasi sebesar 20 sampai 30 orang," paparnya. Sementara program pendukung, kata dia, berupa bimbingan teknis, konsultasi teknis, dan temu bisnis yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan koperasi dalam mengembangkan usaha sehingga dapat meningkat produksi. Pada 2016, program pengembangan usaha di bidang kerajinan batik pewarna alam lebih diarahkan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan para perajinnya, ujar Wayan Dipta.


Humas Kementerian Koperasi dan UKM

Sumber Berita :
Deputi Bidang Produksi Kementerian Koperasi dan UKM

Categories: Koperasi

LPDB Siap Kucurkan Dana Bergulir Rp 1,55 Triliun di Tahun 2016

Thu, 11/19/2015 - 22:10

JAKARTA – UKM yang selama ini ‎mendapat pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM diharapkan ‘naik kelas’, jangan jalan di tempat terkait pengembangan usahanya. “Untuk naik kelas, UKM itu harus kreatif. Setelah kreatifitas terpenuhi, diharapkan mampu meningkatkan produktifitas. Barulah masuk ke tahap profit. Setelah profit, UKM harus tetap meningkatkan kreatifitas, yang baru ujungnya bakal pula meningkatkan produktifitas dan profit”, jelas Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dalam acara Temu Mitra Nasional 2015 LPDB-KUMKM, di Jakarta, Kamis (19/11).

Categories: Koperasi

Produk UKM Indonesia Sering Dijiplak di Luar Negeri

Wed, 11/18/2015 - 16:08

JAKARTA : Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga membuka secara resmi dan dilanjutkan meninjau salah satu stand peserta pameran INDOCRAFT di Jakarta Convention Center (JCC) 18/11/2015.

Banyak fakta terjadi produk-produk UKM asal Indonesia yang ikut pameran di luar negeri dijiplak dan dipatenkan oleh negara tersebut.

“Saya sering keliling ke banyak pameran di daerah, banyak keluhan seperti itu dan itu fakta. Oleh karena itu, saya menghimbau agar para UKM mengurus hak cipta atas produknya sebelum berpameran di luar negeri”, kata Puspayoga di hadapan peserta pameran Indocraft 2015 di Jakarta Convention Center.

Categories: Koperasi

Menteri Koperasi dan UKM Luncurkan Kartu IUMK di Kudus

Mon, 11/16/2015 - 11:54

IUMK Berikan Kepastian Hukum dan Pemberdayaan

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), AAGN Puspayoga meluncurkan kartu Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (14/11/2015). Puspayoga didampingi Deputi Menteri Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko dan Bupati Kudus Musthofa.

Categories: Koperasi

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA (II.A)

Thu, 11/12/2015 - 18:45




KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN

NOMOR: 53/Pum/Pansel.KUKM/XI/2015

TENTANG

HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA (II.a) KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH TAHUN 2015

Categories: Koperasi

Perlu Semangat Sinergi Agar UKM Bisa Eksis Di Era MEA; Menkop: 5 Strategic Goals Jadi Acuan UKM di ASEAN

Thu, 11/12/2015 - 11:35

Diperlukan semangat sinergi di antara negara-negara anggota ASEAN untuk merealisasikan 5 strategic goals yang menjadi acuan pengembangan UKM di kawasan ASEAN.

“Dengan semangat sinergi untuk merealisasikan 5 strategic goals itulah para pelaku UKM akan eksis saat memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” ujar Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga usai pertemuan kemitraan UKM ASEAN 2015 yang digelar ASEAN SME Partnership Indonesia, di Hotel Alliun, Tangerang, Banten, Rabu (11/11/2015).

Categories: Koperasi

Perlu Semangat Sinergi Agar UKM Bisa Eksis Di Era MEA Menkop: 5 Strategic Goals Jadi Acuan UKM di ASEAN

Thu, 11/12/2015 - 11:35

Diperlukan semangat sinergi di antara negara-negara anggota ASEAN untuk merealisasikan 5 strategic goals yang menjadi acuan pengembangan UKM di kawasan ASEAN.

“Dengan semangat sinergi untuk merealisasikan 5 strategic goals itulah para pelaku UKM akan eksis saat memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” ujar Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga usai pertemuan kemitraan UKM ASEAN 2015 yang digelar ASEAN SME Partnership Indonesia, di Hotel Alliun, Tangerang, Banten, Rabu (11/11/2015).

Categories: Koperasi

Kemenkop dan UKM Teken Nota MoU dengan KKP

Wed, 11/04/2015 - 12:52

Menkop: Nelayan Akan Diberi Pelatihan dan Modal Wirausaha

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengatakan, tidak semua koperasi itu bagus, termasuk koperasi perikanan sebelum diberikan program bantuan kapal. "Kita bagi tugas, Ibu Susi yang mengurus ketersediaan ikan dan kapal, saya mengurus nelayan dan keluarganya. Bagi keluarga nelayan kita beri pelatihan kewirausahaan dan modal awal, ” ujar Menkop usai penandatanganan MoU antara Menteri Koperasi dan UKM dengan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang pembinaan dan pengembangan kelompok usaha masyarakat di sektor kelautan dan perikanan di Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Categories: Koperasi

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM TAHUN 2015

Wed, 10/28/2015 - 10:59

 


KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN

NOMOR : 41 /Pum/Pansel.KUKM/X/2015

TENTANG

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI DALAM RANGKA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

TAHUN 2015

Categories: Koperasi

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM TAHUN 2015

Wed, 10/28/2015 - 10:59

 


KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN

NOMOR : 41 /Pum/Pansel.KUKM/X/2015

TENTANG

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI DALAM RANGKA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

TAHUN 2015

Categories: Koperasi

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM TAHUN 2015

Wed, 10/28/2015 - 10:59

 


KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN

NOMOR : 41 /Pum/Pansel.KUKM/X/2015

TENTANG

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI DALAM RANGKA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

TAHUN 2015

Categories: Koperasi

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM TAHUN 2015

Wed, 10/28/2015 - 10:59

 


KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN

NOMOR : 41 /Pum/Pansel.KUKM/X/2015

TENTANG

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI DALAM RANGKA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

TAHUN 2015

Categories: Koperasi

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM TAHUN 2015

Wed, 10/28/2015 - 10:59

 


KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN

NOMOR : 41 /Pum/Pansel.KUKM/X/2015

TENTANG

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI DALAM RANGKA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

TAHUN 2015

Categories: Koperasi

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM TAHUN 2015

Wed, 10/28/2015 - 10:59

 


KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN

NOMOR : 41 /Pum/Pansel.KUKM/X/2015

TENTANG

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN JADWAL PENILAIAN KUALITAS DAN UJI KOMPETENSI DALAM RANGKA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

TAHUN 2015

Categories: Koperasi

(c) 2010 - Koperasiku.com